468x60
awan dongeng sendiri. Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 10 Januari 2014

Ketika Cinta Harus Memilih



Ya ini adalah kisah pribadiku, ketika aku di suruh untuk milih satu di antara dua pilihan, aku yakin kamu pun pasti akan bingung pilih dia atau dia, mungkin banyak orang yang menyebut ini GALAU. Sebut saja si S dan si B. Pada awalnya aku punya hubungan dengan si S hubungan kami pun sangat bahagia serasa dunia milik kita berdua, hingga pada suatu hari si S mengenalkan sahabatnya ke aku, ya sahabatnya itu merupakan satu sekolah dengan si S sebut aja dia adalah si B, kemana pun si S pergi pasti akan ada sahabatnya itu yaitu si B, pacarku si S kalau main kerumahku pasti mngajak si B, hari demi hari kami lalui dan lama kelamaan aku dan si B pun semakin akrab, si B kalau ada masalah apa aja pasti cerita sama aku, ya smsan ataupun telfonan, rasa kedekatan kami pun semakin dekat dan dekat tanpa melupakan pacarku si S katrna setau si S kami hanya sebatas sahabat, Namun ternyata si B pun mengungkapkan isi hatinya ke aku bahwa sebenarnya dia mrnaruh rasa lebih dari seorang sahabat, aku pun tak bisa berbohong karena aku juga merasakan yang sama seperti si B rasakan kami pun menjalin hubungan diam2 tanpa di ketahui oleh pacarku S, tetapi lama kelamaan si S pun tau tentang hubunganku dengan si B, Aku pun hanya bisa terdiam ketika si S menanyakan pilih aku atau dia? Aku pun bingung mau pilih yang mana, antara si S dan si B, karena mereka sama sama aku sayangai dan lebih parahnya si S dan si B itu mereka saling sahabatan dekat, pastinya aku pun tak mau hanya karena pilihanku persahabatan si mereka yaitu S dan Si B berantakan, tak tau aku harus berbuat apa, hingga aku mendengar kabar bahwa si S ternyata sudah hamil oleh orang lain, dan si B pun sudah tunangan dengan laki-laki lain, aku pun tak tau harus berpacaran dengan siapa lagi, karena kedua wanita yang aku sayangi sudah menjadi milik orang lain, jomblo itulah yang aku rasakan ketika itu. Penyesalan demi penyesalan yang aku alami, pengalaman pahit yang harus menjadikan ini pelajaran bahwa jika aku pilih keduanya, pada akhirnya keduanya tak akan pernah aku dapatkan. Jadi hanya ada satu pilihan saja yang akan membuat happy ending.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top